Kamu pasti termasuk orang yang tertarik kerja di Jepang karena gajinya yang cukup tinggi dan kesempatan kerja yang luas. Mulai dari kerja di pabrik, restoran, sampai jadi engineer, ada banyak pilihan profesi yang bisa ditekuni. Tapi, gaji kerja di Jepang beda-beda tergantung industri, pengalaman, dan jenis visa yang dimiliki.
Yuk, kita bahas perkiraan gajinya dan biaya hidup di sana!
Rata-rata Gaji Pekerja Asing di Jepang
Kamu harus paham dulu bahwa keterampilan yang kamu kuasai akan membuat gajimu berbeda. Coba perhatikan penjelasannya di sini!
1. Pekerja Terampil (Skilled Workers)
Buat yang punya keahlian khusus seperti di bidang teknologi dan teknik, gaji kerja di Jepang jadi lumayan besar. Ini kisaran gajinya per bulan dan per tahun:
Jenis Pekerjaan | Gaji Bulanan (JPY) | Gaji Tahunan (JPY) | Gaji Bulanan (IDR) | Gaji Tahunan (IDR) |
IT Engineer | ¥300,000 – ¥600,000 | ¥3.6M – ¥7.2M | Rp32 juta – Rp64 juta | Rp384 juta – Rp768 juta |
Mechanical Engineer | ¥250,000 – ¥500,000 | ¥3M – ¥6M | Rp27 juta – Rp53 juta | Rp324 juta – Rp648 juta |
Civil Engineer | ¥250,000 – ¥450,000 | ¥3M – ¥5.4M | Rp27 juta – Rp48 juta | Rp324 juta – Rp583 juta |
Translator/Interpreter | ¥250,000 – ¥400,000 | ¥3M – ¥4.8M | Rp27 juta – Rp42 juta | Rp324 juta – Rp518 juta |
English Teacher | ¥220,000 – ¥350,000 | ¥2.6M – ¥4.2M | Rp24 juta – Rp37 juta | Rp280 juta – Rp448 juta |
Catatan: Tabel dihitung dengan kurs 1 Yen = Rp107
Kalau punya sertifikat bahasa Jepang (JLPT N2 atau N1), peluang dapet gaji lebih tinggi juga makin besar.
2. Pekerja Non-Terampil (Unskilled Workers)
Pekerjaan non terampil ini biasanya tersedia di pabrik, konstruksi, atau perusahaan penyedia jasa. Nah, ini kisaran gajinya:
Jenis Pekerjaan | Gaji Bulanan (JPY) | Gaji Tahunan (JPY) | Gaji Bulanan (IDR) | Gaji Tahunan (IDR) |
Pekerja Pabrik | ¥180,000 – ¥250,000 | ¥2.2M – ¥3M | Rp19 juta – Rp27 juta | Rp236 juta – Rp321 juta |
Pekerja Konstruksi | ¥200,000 – ¥280,000 | ¥2.4M – ¥3.4M | Rp21 juta – Rp30 juta | Rp257 juta – Rp364 juta |
Perawat Lansia | ¥190,000 – ¥280,000 | ¥2.3M – ¥3.4M | Rp20 juta – Rp30 juta | Rp246 juta – Rp364 juta |
Pekerja Restoran | ¥180,000 – ¥250,000 | ¥2.2M – ¥3M | Rp19 juta – Rp27 juta | Rp236 juta – Rp321 juta |
Pekerja Hotel | ¥180,000 – ¥260,000 | ¥2.2M – ¥3.1M | Rp19 juta – Rp28 juta | Rp236 juta – Rp332 juta |
Banyak pekerja di kategori ini datang ke Jepang lewat program Technical Intern Training Program (TITP) atau visa Specified Skilled Worker (SSW). Perusahaan biasanya menyediakan fasilitas tempat tinggal dan makan untuk pekerja seperti ini.
Jenis Visa dan Pengaruhnya ke Gaji
Jenis visa bisa berpengaruh ke besaran gaji dan kesempatan kerja. Ini perbandingannya:
Jenis Visa | Bidang Pekerjaan | Gaji Rata-rata (JPY) | Gaji Rata-rata (IDR) |
Technical Intern Training (TITP) | Pabrik, Konstruksi, Pertanian | ¥150,000 – ¥200,000 | Rp16 juta – Rp21 juta |
Specified Skilled Worker (SSW) | Perawatan lansia, Manufaktur, Perhotelan | ¥180,000 – ¥250,000 | Rp19 juta – Rp27 juta |
Engineer, Specialist in Humanities, International Services | IT, Teknik, Pendidikan, Bisnis | ¥250,000 – ¥600,000 | Rp27 juta – Rp64 juta |
Highly Skilled Professional Visa | IT, Keuangan, Riset Medis | ¥500,000+ | Rp53 juta+ |
Visa SSW lebih menguntungkan dibandingkan TITP karena bisa bekerja lebih lama dan ada peluang ajukan visa permanen.
Gaji vs. Biaya Hidup di Jepang
Gaji di Jepang memang cukup besar, tapi biaya hidup juga nggak bisa dianggap enteng. Sebelum berangkat, kamu harus mempertimbangkan pengeluaran per bulan juga.
Jenis Pengeluaran | Biaya Bulanan (JPY) | Biaya Bulanan (IDR) |
Sewa Apartemen (1 Kamar) | ¥40,000 – ¥100,000 | Rp4.3 juta – Rp10.7 juta |
Makanan & Bahan Pokok | ¥30,000 – ¥50,000 | Rp3.2 juta – Rp5.4 juta |
Transportasi | ¥10,000 – ¥20,000 | Rp1.1 juta – Rp2.1 juta |
Tagihan Utilitas (Listrik, Air, Gas) | ¥10,000 – ¥15,000 | Rp1.1 juta – Rp1.6 juta |
Biar bisa lebih hemat, banyak pekerja Indonesia memilih untuk tinggal di asrama atau apartemen yang disediakan oleh perusahaan, sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk sewa tempat tinggal.
Selain itu, mereka juga lebih sering memasak sendiri dibandingkan makan di luar karena jauh lebih murah. Untuk menghemat biaya transportasi, banyak dari mereka yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utama, terutama jika jarak tempat kerja tidak terlalu jauh dari tempat tinggal.
Gaji kerja di Jepang memang menarik karena gajinya cukup besar, terutama buat yang kerja di bidang teknik, manufaktur, dan caregiving. Tapi, biaya hidup juga harus diperhitungkan. Kalau mau dapat gaji lebih tinggi, belajar bahasa Jepang dan tingkatkan keterampilan bisa jadi kunci sukses di sana.